Jumat

Sad (Maroon 5)

26..?

I'm reading our old conversation, the one that makes me even more miss you, over and over again...

Wonderin' if I really
Tried everything I could
Not knowing if I should
Try a little a harder


Ya.. Melupakan.. Hmm.. Move on? I once tried it, tapi karena emang dari awal tujuan gua bukan untuk itu.. nggak sedikitpun bisa lupa. Emangnya harus move on ya? kenapa semua orang nyuruh gua untuk 'move on'. Dude, it's not that if u break up u have to move on. Not at all. Ya kan ya?
Gua mutusin seseorang... Ya taulah hehe. Tapi bukan untuk move on atau pindah ke orang lain (sama aja), but i told you, there's always a reason. Gua punya alasan yang lebih penting daripada move on. Salah gua sih, gua mutusin dia tapi gua masih sayang banget sama dia. Cuma karena... Maybe masalah kecil, meskipun buat gua besar. Tapi rasanya tuh..
Susah banget.. Kalo kata Nathan di Nathan & Milli "aku kira dengan mutusin kamu, aku lebih bisa fokus belajar, tapi malah sebaliknya, aku malah mikirin kamu terus" ya gitulah pokoknya. Yes that's right. Cuma diem disini, berusaha nggak mikirin dulu, berusaha tetep semangat dan berdoa biar dia juga kayak gitu. Tapi susah banget, ujungnya cuma diem, cari tau apa yang lagi dia lakuin, lagi dimana, apa yang lagi dirasain. Bahkan bolak balik ke jalan yang gua harap dia bakal lewatin, makan di tempat dulu kita sering makan, dateng ke tempat dulu kita sering kunjungin, dengerin lagu apa yang dulu sering kita dengerin, dan sekarang gua sukses jadi Secret Admirer, penggemar rahasia. 


Man it's been a long night
Just sittin' here
Trying not to look back
Still looking at the
Road we never drove on
And wonderin' if the one
I chose was the right one





Note:
To You: Semalem aku mimpi, untuk kedua kalinya, aku mimpi ketemu kamu lagi. Di masa depan, kita ketemu di acara yang harus kita kunjungin. Disitu kamu diem aja, cuma aku yang berusaha. Dengan semua rasa nyesel, dan bersalah. Aku datengin kamu, aku ajak ngobrol, dan aku bilang satu kata ke kamu.. "Maaf", habis itu aku bilang kalo aku nyesel, aku salah, aku maaf banget. Dan kamu ngeluarin barang-barang dari tas kamu, barang-barang aku yang kamu pinjem, dan lain-lain yang berhubungan sama kita. Disitu, kamu secara gak langsung ngasih tau kalo kamu juga masih mikirin aku lhoo.. Meskipun banyak orang dari belakaang bilang aku kayak apatau deket deketin kamu. Tapi, di mimpi itu aku seneng banget, kamu juga, kita ketawa-ketawa lagi, senyum-senyum lagi, sama-sama lagi....
Sayangnya, cuma mimpi hehehe...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar