Jumat

MONO-Drama (Jonghyun)

I try stopping myself but my jealousy toward you rises up
I hate you and love you, can't understand these feelings


Gua habis nonton Divergent, film yang udah lama masuk list gua dan baru ini niat nonton garagara si kakak. Film sci-fi yang feelsnya mirip sama hunger games ini (apalagi Shailene Woodley ngingetin gua sama Jennifer Lawrence terus) ngebuat gua flashback abis.

Waktu itu, lupa tepatnya tanggal berapa, gua triple date bareng temen gua dan temen dia. Kita nonton Catching Fire (lanjutan dari Hunger Games), dan gua masih enggak bisa lupa sama dia yang cerita kalo dia suka banget hunger games, dan nggak jarang ngomongin tentang Katniss di sela pembicaraan kita.

Matanya yang fokus ngeliat layar, sambil mulutnya yang sedikit ngedumel kalo ada yang jengkelin atau gregetin. Dan masih tetep fokus sambil megangin tangan gua.

I miss you, really.

I want to resemble you, i want to hug you
But it's too much to even linger next to you

Seperti track 7 dari First Mini Album 'BASE' dari Jonghyun ini, gua baru menyadari kalo gua lagi ngalamin cinta bertepuk sebelah tangan. Lucu bukan? Dulu yang dari SD selalu diakuin temen-temen, gua yang setiap suka sama cowo ujung ujungnya pasti pacaran, sekarang lagi terjebak di cinta satu pihak dan tidak terbalaskan, bahkan tidak tersampaikan.

It still hurts for me to even think that i'm the one who leave. Though i'm not.
Yes. I'm still here, and now i'm the one who cannot even leave and forget anything bout us.

I'm always in my room alone, imagining that we are in love
I confess then we break up, the reason it's a sad mono-drama
Mono-drama of being in love alone, the encounter, the love, the goodbye
The reason i am in despaie, it's a sad mono-drama

Sebenernya dari putus sampe beberapa hari yang lalu gua masih gatau kenapa gua bertahan kayak gini, nyimpen rasa sendiri tanpa berusaha mengeskpresikannya, intinya stay dan ga bisa move on.

Gua kira, gua emang orang yang kalo habis putus ga pengen move on (berhubung gua pernah ngomong hal yang sama waktu habis putus dari mantan yang lama), tapi jawaban gua akhirnya terjawab, dengan singkat tapi sangat jelas.

Dari drama Reply 1997, si pemain bernarasi:
"The reason why i love you? Because it's you. Just you. That's the only reason. I wish i knew so that i could figure out how to forget you."


That...is...a...perfect...answer.

Inilah gua, yang kadang bodo amat masih suka sama dia, meskipun ga bakal terjadi apa apa di kita, tapi kadang nyadarin gua harus move on. Akhirnya gua tau kenapa gua nggak bisa.







Because it's you.



Sometimes i wish we could switch place
I'm the one who's always hurting, it's so unfair
I'm crashing into a clear wall of another world
The waves that swallow me are my tears
I hope you know


With love and a little bit of tears
Ajeng




P.S: Untuk kamu, aku pengen banget nonton insurgent bareng kamu, rasanya aneh nonton film sci-fi tanpa kamu. Hari sabtu, mau?